Apa Kita Siap?



PERMATA.OR.ID - Maju tidaknya suatu bangsa dilihat dari sumber daya manusia yang berkualitas. Kualitas manusia baik secara personal atau komunal sangat menjadi penentu maju atau tidaknya suatu bangsa, bangsa yang berdaulat dari segi ekonomi, politik, sosial, budaya dan lain sebagainya. Sektor tersebut haruslah diisi oleh orang-orang yang memiliki kompetensi dan integritas tinggi demi kemajuan bersama juga mengesampingkan sifat individualistis. Lantas apakah kita sudah menentukan sektor mana yang akan dijalani sesuai dengan proporsi yang dimiliki.

Sebelum menentukan sektor mana yang akan kita isi untuk memajukan suatu bangsa, penulis akan memaparkan kemampuan yang harus dimiliki oleh setiap orang dari multisektoral. Kemampuan ini menjadi syarat mutlak yang harus dimiliki oleh setiap orang dalam menghadapi perkembangan zaman, karena tidak bisa dihindari semakin berkembangnya zaman, berkembang pula berbagai macam persoalan yang akan dihadapi. Hanya orang-orang yang memiliki kemampuan ini yang dapat beradaptasi, menurut hukum alam orang yang mampu beradaptasi adalah karakter seorang pemenang dan orang yang tidak dapat beradaptasi adalah orang berkarakter stagnan kalau tidak mau dibilang pecundang. Apakah kita mau memiliki menjadi seorang pemenang atau pecundang, itu balik lagi bagai mana cara kita bisa beradaptasi menyesuaikan perkembangan zaman.

Jika kita semua memiliki pandangan bersama bahwa kita ini nasionalis, begitu juga dengan mereka (bangsa lain) pasti berpikir hal yang sama, maka ini akan terjadi kompetisi untuk menentukan atau membuktikan siapa yang berkualitas dari segi sumber daya manusia yang menjadi penentu maju atau tidaknya suatu bangsa. Mau tidak mau kita juga harus ikut serta dan mempersiapkan semua yang perlu disiapkan.

Hal-hal yang harus disiapkan seperti wawasan (knowledge), kemampuan berpikir kritis (critikal tinking), kepemimpinan (leadership), kerja sama (organisator), mempengaruhi melalui bahasa (publik speacking dan publik writing), juga integritas sebagai karakter dan citra diri (personal branding). Hal tersebutlah yang harus dimiliki oleh setiap orang. Yang menjadi pertanyaan sudahkah kita memiliki atau setidaknya mempersiapkan hal tersebut. Ada beberapa alasan kenapa penulis mewajibkan kita semua memiliki hat tersebut.

Wawasan (knowladge) sangat dibutuhkan sebagai alat untuk menghadapi persoalan-persoalan yang terus berkembang, pengetahuan menjadi sumber referensi dalam menyelesaikan masalah. Tetapi terkadang dalam menyelesaikan masalah selalu muncul permasalahan baru akibat dari kekeliruan dalam mengambil langkah atau sikap, di sinilah fungsi dari pengetahuan untuk memnimalisir terjadinya kesalahan dalam mengambil sikap atau langkah ketika menyelesaikan suatu persoalan.

Berpikir kritis sangat penting dalam menganalisis pada saat kita membuat kebijakan atau saat menyelesaikan masalah. Tetapi berpikir kritis tidak akan muncul dengan sendirinya, karena berpikir kritis sangat membutuhkan pengetahuan sebagai pendukung atau landasan berpikir. Semakin banyak pengetahuan yang dimiliki baik berasal dari hasil bacaan, diskusi atau pengalaman, semakin kuat dan kokoh landasan berpikir kritis kita. Akan tetapi untuk mengasah skill berpikir kritis, kita perlu terus menerus melatih pikiran dengan menganalisis segala persoalan yang dianggap penting, janganlah terlalu keras berpikir ke hal-hal yang bersifat sepele karena itu cukup menguras energi.

Kerja sama (organisator) sebagai suatu cara untuk menggapai visi bersama dan tujuan yang lebih besar, ketika kita tidak bisa melakukannya sendiri. Dengan melakukan kerja sama untuk meraih tujuan bersama orang-orang yang memiliki pengetahuan dan kemampuan berbeda-beda itu akan terasa lebih mudah. Kerja sama bisa dilatih dengan mengikuti organisasi, dan beruntung bagi kita yang pada saat ini sedang berproses di organisasi, nikmati dan jalani semua dinamika yang ada, penulis yakin orang-orang berpengalaman dalam organisasi memiliki karakter yang berbeda dibandingkan dengan orang yang tanpa pengalaman berorganisasi dalam melakukan kerja sama.

Kepemimpinan (leadership)  sebuah karakter yang sangat dibutuhkan dalam pengambilan keputusan. Orang yang memiliki jiwa kepemimpinan akan lebih tegas dan konsisten terhadap keputusan yang telah diambil dan bertanggung jawab terhadap apa yang telah dilakukan. Semakin kompleks dan rumitnya persoalan, juga dituntut untuk memilih jalan dalam menylesaikan persoalan, ini sangat dibutuhkan sosok orang yang memiliki jiwa kepemimpinan. 

Kemampuan lainnya yang perlu dilatih dan dikembangkan oleh kita yaitu adalah hal mempengaruhi orang lain melalui bahasa (publik speacking dan publik wraiting). Dengan kemampuan ini kita akan lebih mampu beradaptasi di mana saja dan dalam situasi apapun, sehingga akan lebih mudah untuk meyakinkan orang lain pada saat menyampaikan pendapat atau pemikiran, mempermudah dalam melakukan kerja sama, dan juga bisa meyakinkan langkah yang kita ambil itu dapat menyelesaikan persoalan tanpa menimbulkan persoalan baru. 

Terakhir dan paling utama yang harus dimiliki oleh setiap orang adalah integritas tinggi sebagai citra diri (personal branding). Tanpa integritas, pengetahuan, kemampuan berpikir kritis, kemampuan untuk melakukan kerja sama, dan jiwa kepemimpinan tidak ada gunanya. Maka sangat penting bagi kita untuk terus menjaga nama baik diri sendiri dan orang-orang di sekitar dengan berperilaku jujur agar terus dipercaya dan saling percaya satu sama lain, sehingga tidak menimbulkan konflik yang kontraproduktif. 

Untuk itu mari kita persiapkan segalanya, karena pemimpin masa depan adalah kita, dan kita adalah pemimpin masa depan. Salam produktifitas.

Oleh Raka Prasetyo
Pengurus Cabang Perhimpunan Mahasiswa Purwakarta
(PC PERMATA BANDUNG)

Post a Comment

0 Comments