Sunday, 23 June 2019

Halalbihalal, Sidang MK dan Rutinitas Ngopi

Murdiono - Ketua PB PERMATA

Pada momen Halalbihalal ini, kita Harus saling menghalalkan, apa yang menjadi kehilapan, apalagi kalau diemnya di sekretariat organisasi, berproses di organisasi atau yang lagi mondok pasti selalu adanya suatu perselisihan yang membuat menjadi salah paham.

Jika ditinjau dari sejarah belum ada sumber sahih yang mengupas sejarah tradisi halalbihalal. Sebagian cerita menyebutkan bahwa halalbihalal merupakan kreasi kolaborasi Kiai Wahab Hasbullah dengan Bung Karno pada 1948. Keduanya berembuk untuk mencari solusi ancaman disintegrasi bangsa oleh kelompok DI/TII dan PKI. Kiai Wahab mengusulkan silaturahmi nasional. Bung Karno menganggap ide itu bagus, namun istilahnya harus dimodifikasi agar bisa menjadi ekstravaganza. Kiai Wahab mengusulkan istilah 'halalbihalal'. 

Halalbihalal bukan berakar dari struktur gramatika bahasa Arab. Istilah ini lahir dari spontanitas Kiai Wahab Hasbullah. Maksud dan arti yang ingin dirujuk adalah masing-masing pribadi saling memberikan kehalalan atas kesalahan-kesalahan yang terlanjur sudah diperbuat. 

Mari kita manfaatkan momen ini, untuk bener-bener meminta maaf kepada sesama, misalnya untuk mengucapkan minal aidin wal faizin, atau kalimat lengkapnya jaalanallāhu waiyyākum minal āidin wal fāizin yang berarti "semoga Allah menjadikan aku dan kamu termasuk ke dalam orang-orang yang kembali dan menang."

Menemukan tulisan di tirto.id bahwa Birgit Berg dibuat takjub bukan kepalang melihat kerukunan umat beragama di Indonesia. Pemantik ketakjuban itu ialah selebrasi keberagamaan di Indonesia yang demikian cair dan lentur. Sekat-sekat keimanan tidak tampak lagi. Yang ada adalah relasi kemanusiaan, saling mengisi, dan menghargai.

Nah di momen halalbihalal ini, saya harapkan semoga negara kita tetap aman, nyaman, berkah, demokrasinya dapat menghasilkan kesejahteraan bagi rakyatnya dan elit politik harus memberikan pendidikan politik dan penyadaran kepada rakyatnya, bukan malah memprovokasi saja.

Sudah beberapa bulan ini, semuanya jadi pengamat politik mulai dari tukang gorengan, tukang parkir, tukang php, tukang baper, inilah di negara +628 yang luar biasa ini. Bagus-bagus aja karna melek politik juga penting juga, karna kalau rakyat tidak melek politik, rakyat akan menjadi korban keputusan-keputsan para penguasa yang tidak berpihak pada rakyat. 

Berpolitiklah dengan santun jangan menyebarkan berita bohong saja, kasian yang tidak tau apa-apa, hanya kebagian getahnya.

Ketika melihat televisi, media sosial pasti di penuhi dengan sidang-sidang MK yang berjilid-jilid ini semoga menghasilkan keputusan yang baik, dan Presiden terpilih harus mampu menyelesaikan segala bentuk permasalahan dan mampu memberikan kemerdakaan sesungguhnya, karna menurut Paulo Freire tujuan hidup laki-laki dan perempuan adalah untuk hidup yang merdeka dan memiliki kesadaran. 

Menyelesaikan segala bentuk permasalahan dan mampu memberikan kemerdakaan sesungguhnya. Dalam hal apa aja sih? HAM, Pendidikan, Sosial, Ekonomi, Politik, Agraria, Pertambangan, Kesehatan dan lain lain.

Nah, dalam putusan MK nanti, Kita selaku makhluk hidup harus dapat menerimanya dengan tenang, nyaman, keindahan dan cinta. heee

Ketika buka tweeter ada cuitan yang menarik dari bapak Mahfud MD,
Sidang-Sidang Sengketa Pilpres 2019 sudah berakhir dengan damai. Semua pihak termasuk hakim-hakimnya bertekad melaksanakan firman Ilahi utk berlaku adil. Mudah-mudahan semua istiqamah, majelis hakim memutus dgn adil berdasar ketuhanan YME, pihak-pihak dan kita menghormati apapun putusan MK nanti.

Dan saya kira keputusan nanti akan adil, walaupun dalam sidang MK tersebut terlalu formal, tidak sambil ngopi gitu.

Maka dari itu, mari kita hormati bersama keputusan MK nanti, kadang kita rakyat indonesia sudah jenuh dengan kondisi saat ini, banyaknya provokasi, apalagi di media sosial banyaknya saling bertukar hoax. Kita mah mending bertukar kopi saja, untuk menumbuhkan inspirasi hidup agar tetap hidup dan terus berpikir, agar tak sekedar hidup, atau jangan mati ketika hidup. Edass Hihihi.

Ngopi adalah salah satu obat yang dapat mengobati berbagai masalah. Maka ngopilah, agar kita tidak termasuk orang-orang yang rugi.

Lewat tulisan ini, saya atas nama Murdiono mengucapkan mohon maaf lahir dan bathin, hal-hal mengenai ngopi akan di usahakan diseduh dalam tempo sesingkat-singkatnya.

Menulis di Sekretariat Bersama Permata
Simpang Purwakarta, 23 Juni 2019.
Sekian dan terimakasih.


EmoticonEmoticon