Seni Indah Kehidupan

Wiwi Widyaningsih


Seni merupakan hasil akivitas batin seseorang yang dinyatakan dalam bentuk karya atau juga semua hal yang diciptakan manusia yang mengandung unsur keindahan dan dapat mempengaruhi perasaan manusia. Eksplorasi seni dengan sepenuh jiwa sangatlah berpengaruh menentukan sebuah karakter seseorang.

Sudarmaji (seniman) pernah mengatakan bahwa seni adalah manifestasi batin dan pengalaman estetis manusia. Sedangkan Immanuel Kant berkata, definisi seni adalah sebuah impian karena rumus-rumus tidak dapat mengihtiarkan kenyataan.

Setiap manusia memiliki karakter tersendiri dalam mengungkapkan sebuah persoalan dalam hidup. Artinya hidup dapat diartikan dalam bentuk karya seni juga. Namun, persoalan seni dalam hidup bisa juga diartikan dengan bagaimana tiap manusia itu beradaptasi bersama lingkungannya.

Mari kita singgung perihal kehidupan, apa itu kehidupan ? “Jangan hidup seperti mati” lantunan kalimat penyadar bagi kita. Apa maknanya ? setiap kepala memiliki pandangan dan pemahaman yang berbeda, tapi disini saya bahas sedikit isi kepala saya. Semoga ada yang hampir sama ya, walaupun jalan hidup kita tak sama. Hehe…

Kehidupan, satu kata sejuta arti. Iya, karena setiap manusia memiliki perjalanan yang berbeda disetiap nafasnya. Yang jadi pertanyaan disini sebenarnya mudah, seberapa besar kita menggores seni dalam hidup ? apa yang kita lakukan di kehidupan sudah menjadi seni indah yang siap disejarahkan atau ditinggalkan ? seberapa jauh kita memaknai kehidupan hingga bermanfaat untuk orang lain ?

Korelasikan antara seni, keindahan serta kehidupan. Saya akui makna hidup sejatinya memang memiliki sifat yang unik, pribadi, temporer, spesifik dan nyata. Tapi perlu ditanamkan juga bagi setiap individu bahwa dalam hidup dapat memberi pedoman serta arah tujuan terhadap kegiatan-kegiatan yang dilakukan. Supaya apa ? supaya generasi pembaharu tidak terlena dengan individualistisnya, supaya para milenial tetap berpegang teguh pada ajaran adab menghargai, memahami, peduli dan berujung bermanfaat untuk masyarakat dalam bentuk apapun. Bebas. 

Sumber untuk menggores seni indah penuh makna dalam hidup sebenarnya berasal dari nilai. Nilai apa yang dimaksud ? 

Yang pertama, Creative Values atau nilai-nilai kreatif. Dari nilai kreatif mari sadar diri dengan what we give to life ? iya, mari melihat apa yang diberikan dalam kehidupan ini.
Yang kedua, Experiental Values atau nilai-nilai penghayatan. Imbangi kesadaran dengan what we take form the world ?  apa yang dapat kita ambil dari dunia ini ?.

Dan yang terakhir, Attitudinal Values atau nilai-nilai bersikap. Seberapa jauh kita dalam the attitude we take toward unavoidable suffering (sikap yang diambil untuk tetap bertahan terhadap penderitaan yang tak dapat dihindari). Dari ketiga nilai tersebut, mari kita berkontemplasi.
Jangan sia-sia untuk hidup, jangan hidup yang sia-sia. Mungkin begitu kalimat penutup tulisanku kali ini.

Semoga kita tetap memiliki semangat yang membara dan bergelora lebih dari semangatnya nonton Timnas di stadion Gelora Bung Karno atau nonton Persib di stadion Gelora Bandung Lautan Api. Hehe.. Salam Budaya, Salam Indonesia !~

Oleh : Wiwi Widyaningsih
Ketua Biro Sosial dan Budaya PB PERMATA