Menguak Ruang Publik Dan Ruang Privat


Sampai hari ini, mungkin di sela-sela kehidupan yang serba runyam dan tak pelak menjadi ajang untuk berkompetisi dan tentunya kian menyibukan diri, masyarakat kian sulit untuk membedakan posisi mereka di antara ruang publik dengan ruang privat mereka masing-masing. Gambaran yang utuh akan kedua hal tersebut, tentunya sangat diharapkan oleh masyarakat luas, agar kelak kasus penyertaan aktivitas yang harusnya diselesaikan dalam ruang privat yang kian membatu di halayak ramai, dapat diminimalisir dan tidak tercampur adukan dengan hal yang bersifat publik.

Alangkah baiknya apabila kita mulai dengan menjabarkan mana saja yang disebut dengan ruang publik, dan mana saja yang menjadi bagian ruang privat. 

Lebih tepatnya, yang jelas pertama bahwa ruang publik jelas cakupannya lebih luas apabila dibandingkan dengan ruang privat yang memang serasa lebih sempit dibanding dengan ruang publik. 

Ruang publik adalah dimana semua manusia digambarkan berdasarkan posisi yang mereka terima berdasarkan peran yang mereka mainkan masing-masing dalam lingkup masyarakat luas. Seperti itu ruang publik, berbeda pula dengan ruang privat. Dalam cakupannya ruang privat menempatkan setiap manusia sebagai individu yang memiliki kepribadian yang khas masing-masing, dan senantiasa menunjukan simbol-simbol kelebihan dan kekurangan mereka masing-masing sebagai gambaran semesta kecil. 

Ruang publik adalah ruang berperan dan bersosial. Selain itu ruang publik juga merupakan ruang edukasi yang lebih luas dari pada institusi-institusi formal kebanyakan, yang memungkinkan tiap individu mampu meraih kebutuhan dalam berpengetahuan serta senantiasa mengimplementasikan dalam ruang yang sama sekaligus. 

Berbalik dari hal yang demikian, ruang privat merupakan tempat menunjukan segala hal yang berhubungan dengan skala cakupan yang pribadi. Dengan gambaran yang demikian selayaknya ruang privat merupakan ruang khusus bagi tiap individu mengeksplorasi kemampuan dasarnya, meningkatkan bakat dan minat dan senantiasa mengembangkannya pula. Di sisi lain ruang privat merupakan lingkup kecil tempat penyadaran atas kekurangan individu-individu yang kemudian akan menarik kesadaran bahwa mereka selain makhluk individu, mereka juga merupakan makhluk sosial yang senantiasa membutuhkan bantuan individu yang lainnya. 

Nah, kemudian kita cari relasi yang sebenarnya diantara dua ruang tersebut itu apa saja, karena jelas hal ini akan menjadi solusi dari pemaparan intrik kecil tadi di awal pembahasan. 

Ruang privat, idealnya senatiasa di maksimalkan untuk mebuat kesadaran-kesadaran baru atas segala capaian pribadi masing-masing individu. Kemudian ruang privat merupakan gambaran akan segala hal yang unik yang tidak menutup kemungkinan, dari keunikan tersebut tak jarang individu-individu yang lain tak memilikinya. 

Ruang publik kemudian menjadi wadah besar yang senantiasa menampung semua terang gelapnya masing-masing individu di setiap ruang privatnya. Di sana, di ruang publik kelebihan-kelebihan dan segala potensi individu-individu yang khas akan senantiasa bermanfaat bagi kelangsungan kehidupan yang lebih baik dan lebih bijaksana lagi. Kemudian dengan peran yang telah diambil oleh masing-masing individu akan senantiasa merubah segala kekurangan mereka masing-masing menjadi sebuah spirit demi tujuan yang lebih besar dari mereka di ruang publik. 

Pemahaman yang demikian, akan menjadikan ruang publik menjadi lebih tenteram dan menyediakan kembali wadah-wadah untuk senantiasa menjadi tempat tumbuh dan berkembangnya individu-individu dengan segala potensi dan bakat mereka masing-masing.

Pengertian dan pemahaman yang jernih inilah, yang kemudian diharapkan akan dapat mengajak nalar untuk tidak mencampur adukan dan membawa intrik privat kedalam ruang publik dan begitu pula sebaliknya. 

Sumber : Filsafat

Posting Komentar

0 Komentar