Saturday, 11 May 2019

Generasi Bangsa


Oleh : Budi Hikmah
(PERMATA Cabang Purwakarta)

Salam Hormat, wahay para orang tua yang berkepentingan
yang kadang sedikit bijaksananya, banyak bajak sana-sininya

Generasi Bangsa sedang tidak baik-baik saja, katanya
Ya, demikianlah jika regenerasinya cuman dicekoki kabar-kabar ketimpangan yg sebenarnya memalukan tanpa pernah mereka sendiri merasa benar-benar malu

Generasi Bangsa ini tak punya moral, katanya
Ya, demikianlah ujaran orang-orang tua yg sungutnya tersumpal barang korupsi

Bagaimana bangsa ini bisa kuat pendiriannya, jika melulu dikutuk, bukan dibangun
Bagaimana bangsa ini bisa besar, jika melulu dikucilkan, bukan dikembangkan
Bagaimana bangsa ini bisa maju, jika melulu diperlakukan licik--picik, bukan diberdayakan

Bapak/Ibu sekalian,
Anak muda itu butuh pendidikan, bukan cuman kritikan
Anak muda itu butuh rangkulan, bukan melulu hujatan
Anak muda itu butuh tanggapan, jangan diacuhkan-apalagi diasingkan

Wahay para orang tua yg tak suka minum minuman orang tua
Seharusnya tersadar,
salahkanlah aparatur yang tidak dapat amanah itu
Lihatlah Karangtaruna itu, lihatlah Pemerintah dari tingkat desa- sampai ke negara
Apakah sudah- pernah memfasilitasi anak mudanya untuk mengenal Tuhan,
mengajak duduk bersama dalam kajian-kajian moralitas kebangsaan,
mendukung untuk mengadakan aktivitas-aktivitas sosial berkelanjutan,
membina untuk dapat hidup berbudaya serta berkesenian

Ataukah Bapak/Ibu sekalian bisanya hanya menekan, mempekerjakan, memeras, membatasi, lebih-lebih memperbudak

Kami, anak muda, sadar betul bahwa nasib masa depan bangsa dan negara ini ada di tangan kami, maka janganlah memaksa kami untuk terus terbelakang; sebab kalian berikan contoh hidup yang menyimpang dari kebenaran
Tatkala sistem ini berjalan melamban, usang, karatan, sebab kinerja yg kolot, maka janganlah terus-terusan memposisikan kami di belakang

Wahay para orang tua yg tak suka minum minuman orang tua
Sadarilah bahwa anak muda itu berada di masa yg berapi-api
maka kendalikanlah
jangan sampai dibiarkan bergerak sembarang atas prinsip keapiannya.



EmoticonEmoticon